Paulo Dybala Sempat Tegur Aksi Selebrasi Mourinho Yang Tengil

Salah satu penyerang asal Juventus, Paulo Dybala mengaku bahwa dirinya sempat menegur sikap dari manajer Manchester United, Jose Mourinho yang kala itu sedang melakukan aksi selebrasi atas kemenangan timnya. Dybala menilai bahwa aksi selebrasi yang dilakukan oleh Mourinho dianggap terlalu berlebihan dan tidak semestinya dilakukan.

Seperti yang diketahui, pada pekan lalu Manchester United yang melakukan laga tandang ke markas Juventus Allianz Arena, Rabu (7/11) waktu setempat sukses mengeluarkannya sebagai pemenang. Dimana akhir Laga Grup H, jasa bola Liga Champions kali ini The Reds Devil berhasil meraih poin penuh dengan kemenangan 2-1.

Sayangnya kemenangan kali ini harus berakhir kurang menyenangkan antara sang pelatih, Jose Mourinho dengan para pemain Juventus.

Dilansir oleh  Situs Agen Judi Bola Online, selebrasi yang dilakukan oleh Mourinho rupanya berhasil menarik perhatian dari para pendukung serta para pemain dari Juventus. Selebrasi yang dilakukan dari bangku cadangan sambil berjalan sembari membuka telapak tangan yang ditaruh di daun telinga seolah-olah meminta para fan mengejek dirinya.

Paulo Dybala Sempat Tegur Aksi Selebrasi Mourinho

Paulo Dybala Sempat Tegur Aksi Selebrasi Mourinho

Tidak lama setelah itu, sejumlah pemain seperti Leonardo Bonucci dan Dybala mendekati Mourinho usai laga dan mengatakan sesuatu. Diketahui Dybala sempat mengungkapkan sejumlah kata teguran kepada sang manajer yang sudah terkenal akan kontroversial tersebut.

“Saya hanya katakan, tak perlu membuat bahasa tubuh seperti itu,” kata Dybala kepada Sky Sports Italia seperti dikutip dari Mirror.

Tidak hanya Dybala, Bonucci yang juga ikut menghampiri Mourinho terlihat paling emosional akan sikap sang pelatih. Dirinya sempat tertangkap kamera tengah memberikan argumen dengan Mourinho. Dimana tidak lama setelah itu, beberapa pemain dan ofisial Juventus juga mulai mendekat.

Usai laga berakhir, Mourinho pada akhirnya memberikan penjelasan atas aksi selebrasinya tersebut. Pelatih asal Portugal tersebut langsung membela diri dengan alasan tidak bermaksud membuat seluruh publik pendukung Juve tersinggung. Sebaliknya, dirinya hanya merasa berang dengan para suporter Juventus yang terus mengejek dirinya serta keluarganya selama pertandingan tengah berlangsung. Namun, Dybala menyebut aksi selebrasinya itu malah memperpanas situasi.

“Tak perlu menciptakan tensi yang lebih besar lagi dibandingkan sebelumnya. Terkadang Anda tersinggung dan hal itu buruk, tapi membuat tensi lebih tinggi dari sebelumnya, tak perlu dilakukan.”

“Saya hanya mengatakan kepadanya tak perlu seperti itu, saya juga tidak menghinanya. Saya hanya katakan begitu kepadanya kemudian pergi,” ujar Dybala.

Selain para pemain Juventus, sejumlah kritikan juga berdatangan dari sejumlah pihak salah satunya adalah berasal dari mantan pemain dari Man United, Pau Scholes. Scholes melayangkan ktirikan pedas kepada Mourinho dengan mengatakan bahwa yang dilakukan Mourinho sama sekali tidak berkelas.

Menu